MDA Perluas Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga 12 Desa di Latimojong

Metro43 views

LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui program Pemeriksaan dan Pengobatan Kesehatan Masyarakat (PPKM) yang menyasar 12 desa di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.

Program layanan kesehatan gratis ini telah dijalankan secara berkelanjutan sejak tahun 2022 dan terus diperluas guna membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, memperoleh akses layanan kesehatan dasar yang lebih mudah.

Sepanjang April 2026, sebanyak 631 warga tercatat mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan. Sebagian besar penerima manfaat merupakan kelompok lanjut usia (lansia). Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, hipertensi menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan di tengah masyarakat.

Salah seorang warga Desa Tolajuk, Nisma, mengaku program tersebut sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Sudah beberapa kali saya ikut pengobatan gratis ini. Kami sangat terbantu karena bisa berobat lebih dekat dan tanpa biaya,” ujarnya.

Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan rutin dan deteksi dini penyakit.

“Melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini sangat penting agar penyakit bisa ditangani lebih cepat, terutama bagi para lansia,” katanya.

Menurut Mustafa, pelaksanaan program kesehatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari berbagai masukan masyarakat yang dihimpun melalui Forum Desa (FORDES) bersama Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, terutama terkait kebutuhan peningkatan layanan dasar di daerah terpencil.

Dengan menghadirkan layanan langsung ke desa-desa, masyarakat kini tidak lagi terkendala jarak maupun keterbatasan fasilitas kesehatan untuk memperoleh pemeriksaan dan pengobatan. (*)

Komentar