MDA Rangkul Pemuda dan Mahasiswa, Bangun Generasi Emas Matappa di Luwu

Metro344 views

LUWU – PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda di Kabupaten Luwu. Melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa, MDA menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi dalam diskusi terbuka yang digelar di Cafe Hypatia, Palopo dan Makassar.

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran gagasan antara organisasi kepemudaan, mahasiswa, serta pihak perusahaan dalam membahas peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan daerah yang semakin pesat.

CDE and External Relations Senior Manager MDA, Rahmad Sabang, menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan, terutama di tengah meningkatnya investasi dan pertumbuhan industri di Luwu.

“Daerah ini akan terus berkembang. Karena itu, generasi mudanya harus siap, memiliki kapasitas, serta mendapatkan ruang untuk berkontribusi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan mulai aktif membangun komunikasi dan terlibat dalam berbagai program bersama MDA. Sebagai langkah lanjutan, perusahaan akan menggelar kompetisi karya tulis ilmiah dan esai yang terbuka bagi pemuda dan mahasiswa.

Kompetisi tersebut mengangkat beragam tema strategis, mulai dari entrepreneurship dan ekonomi kreatif, kearifan lokal Tanah Luwu, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), bonus demografi, energi baru terbarukan, independensi jurnalisme, hingga konsep green mining. Penilaian akan dilakukan oleh tim juri independen.

Menurut Rahmad, forum ini diharapkan mampu melahirkan ide-ide segar dari generasi muda yang dapat diimplementasikan secara nyata.

“Banyak gagasan besar lahir dari anak muda. Tugas kita adalah membuka ruang, mempertemukan ide, dan mendorong realisasinya,” tambahnya.

Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif, dengan peserta menyampaikan berbagai pandangan terkait akses pendidikan, peningkatan kapasitas pemuda, serta peluang kolaborasi antara organisasi dan dunia industri.

Khusus pelaksanaan di Makassar, forum ini diikuti oleh sejumlah organisasi, di antaranya HMI BADKO Sulawesi Selatan, PP IPMIL Luwu, PB IPMIL Luwu, AMPERA Sulawesi Selatan, PP IKPM Walmas, serta PP MPR Sulawesi Selatan.

Ketua PP IPMIL Luwu, Yandi, turut mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai forum ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antara perusahaan dan generasi muda.

“Kegiatan ini sangat penting karena membuka ruang dialog dan kolaborasi. Kami berharap ke depan semakin banyak program yang melibatkan pemuda secara aktif,” ujarnya.

Sebagai penutup, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan cenderamata kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mereka dalam forum tersebut. (*)

Komentar