Kegiatan Pordi SMS CUP I Wajo Berakhir Dengan Ricuh, Ratusan Peserta Pulang Dengan Kecewa

Metro33 views

WAJO – Sejumlah pasangan peserta kegiatan Tournamen Pordi SMS CUP I Wajo Se-Indonesia berakhir dengan ricuh, ratusan peserta pulang dengan kecewa aturan Ketua Pordi Kabupaten Wajo yang berantakan dan tidak konsisten.

Awal kericuhan kegiatan tersebut dimulai saat para peserta untuk Sesi kedua di undur terus hingga malam jam 21:30 wita sabtu 9/5/26 belum dilaksanakan.

Sejumlah peserta berasal dari Gardu DS-48 Luwu saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa sejak awal kami sudah mulai menduga kegiatan ini bakal tidak berjalan sesuai rencana dengan kegiatan sebelumnya yang ada di kabupaten lainnya.

“Yang dimana dugaan kami hingga jam 19:30 bagan untuk Sesi II belum dibagikan ke grup peserta, baru pihak panitia mengumumkan dari awal untuk peserta Sesi II mulai bermain sekitar kurang lebih jam 15:00.” Kata peserta Gardu DS-48 Luwu

Lanjut, Peserta Gardu DS-48 Luwu mengatakan sebelum 15:00 wita kami sudah tiba di lokasi pertandingan dan menunggu hingga pukul 16:30 bagan Sesi II belum juga di share dalam grup, tidak lama itu panitia menunda lagi dan mengumumkan jadwal Sesi II dimulai 20:30.

“Disitulah kami mulai tambah ragu lagi dan sudah menduga bahwa kegiatan ini bakal kacau, sampai peserta lainnya kecewa hingga berakhir ricuh dan memutuskan untuk pulang.” Ungkapnya

Selain itu, Peserta anggota Pordi Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Lainnya saat dikonfirmasi di lokasi mengatakan, kami sangat kecewa dengan Kegiatan SMS Cup I diselenggarakan di Kabupaten Wajo yang tidak konsisten.

“Kami jauh-jauh datang mau main domino hanya untuk mau beradu skil dan silaturahmi dengan saudara lainnya berbagai wilayah, tetapi malah kami dikecewakan oleh pihak penyelenggara, panitia, dan Ketua Pordi Wajo.” Cetusnya

Kami sangat dirugikan mulai dari materil maupun in materil, karena sudah 2 hari kami menginap namun belum main juga.

“Semoga dengan kejadian ini pihak Pordi Sulsel hingga Pordi Pusat mengambil ketegasan dalam hal ini karena bisa mencoreng nama baik Pordi tingkat nasional.” Tegasnya

Menanggapi hal tersebut, Presiden Koalisi LSM dan Pers Sulsel Mulyadi S.H menyoroti Ketua Pordi Kabupaten Wajo yang kami duga menyalahi aturan Pordi secara Nasional.

“Yang dimana kami duga Penyelenggara dan Panitia tidak menggunakan sistem Aplikasi untuk bagan pordi, melainkan menginput bagan secara manual.” Imbuh Mulyadi S.H

Kami juga menyoroti pihak penyelenggara dan panitia yang dimana hingga sore hari 9/5/26 masih membuka pendaftaran secara terbuka yang dimana peserta Sesi I sudah di mulai.

“Menurut informasi dan data yang kami terima sejumlah peserta yang gugur Sesi I banyak lagi mendaftar ulang agar bisa bermain untuk Sesi II, artinya pihak penyelenggara dan panitia hingga Ketua Pordi Wajo tidak menerima Konsekuensinya dengan kurangnya pendaftaran.” Terangnya

Kami menantang dan mendesak Pordi Sulsel hingga Pordi Pusat agar segera memanggil Pordi Kabupaten Wajo dan Pihak Penyelenggara secepatnya dan memberi sanksi tegas atau membekukan.

Hingga berita ini terbit kami belum mendapatkan tanggapan dari pihak penyelenggara, panitia maupun ketua pordi kabupaten wajo. (*)

Komentar