oleh

Bupati Budiman Harapkan SAKIP Pemkab Luwu Timur Lebih Baik, Prof Sangkala: Memungkinkan Nilai A

JURNALSULSEL.COM, LUWU TIMUR—Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi (SAKIP) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kerjasama Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (P2KP) Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi di tutup oleh Bupati Luwu Timur, H Budiman di Eboni Ball Room Hotel Gammara Makassar, Sabtu (11/09/2021).

Kepala P2KP Unhas, Prof. dr. Sangkala, M.Si mengatakan pelaksanaan Bimtek ini bukan hal yang baru. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada tataran pemahaman saja namun harus sampai pada titik implementasinya.

“Sebagai pihak penyelenggara tentu ada tanggungjawab moral untuk meningkatkan nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Kami siap membantu bila ada yang dibutuhkan. Olehnya itu, meski acaranya sudah ditutup, namun ruang konsultasi dan komunikasi harus tetap berjalan” jelasnya.

Lanjut Prof Sangkala, nilai SAKIP Pemerintah Kabupaten Luwu Timur masih B, namun pasca Bimtek ini, pihak kami juga menargetkan nilai SAKIP Luwu Timur kedepan bisa meraih nilai BB bahkan jika memungkinkan bisa meraih nilai A. “selaku penyelenggara semoga kegiatan ini bisa membekali sehingga SAKIP Luwu Timur meraih nilai terbaik” katanya.

Bupati Luwu Timur, H Budiman menyampaikan apresiasi atas dukungan PKP2 Unhas. Menurutnya dengan bekal pengetahuan yang sudah diajarkan selama tiga hari ini semoga bisa meningkatkan pemahaman terkait SAKIP.

“Meski sudah mengikuti Bimtek namun para peserta juga kelihatan cukup gelisah pak Prof. Namun saya bersyukur kalau gelisah itu artinya mereka belajar. Ini yang kami harapkan mereka memahami dengan baik sehingga SAKIP Pemkab Luwu Timur bisa lebih baik” katanya.

Khusus Inspektorat, Bupati menekankan agar laporan ini rutin dilakukan evaluasi setiap tiga bulan. Hal ini penting sehingga bisa segera di perbaiki jika ada yang perlu benahi. Namun yang paling penting, semua yang ada disini memiliki tanggung jawab moral untuk memperbaiki SAKIP Kabupaten Luwu Timur.

Tidak lupa, Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengingatkan seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan segera lakukan rapid antigen sebelum kembali ke Luwu Timur. ” kita ingin pastikan semua sehat dan tidak membawa virus corona ke daerah. Ini penting dilakukan” tutupnya.

(hms)

Komentar

Baca Juga