Penundaan Pemilihan Wakil Bupati, Aktifis Luwu Timur Ancam Bakal Demonstrasi 

JURNALSULSEL.COM, LUWU TIMUR—Kekosongan kursi wakil bupati Luwu Timur menjadi buah bibir disejumlah kalangan masyarakat. Tak terkecuali aktifis dari Luwu Timur. Pasalnya Pemilihan wakil bupati Luwu Timur periode 2021-2026 nampaknya belum menemukan titik terang.

Sebab masih ada ketua partai politik dari gabungan partai politik pemenang Pilkada kemarin tidak hadir dalam pertemuan penentuan dua calon wakil bupati.

Ketidak hadiran ketua partai politik menjadi tanda tanya besar bagi aktifis tersebut, bahkan ia menduga ketidakhadiran tersebut merupakan unsur kesengajaan agar pemilihan calon wakil bupati Luwu Timur masih tertunda.

” Ada apa dengan ketua partai politik, sudah dua kali agenda pertemuan tapi ada saja alasan mereka tidak hadir, jelas ada unsur penundaan pemilihan calon wakil bupati Luwu Timur, partai politik ini kan cerminan dari pemerintahan, jika ingin pemerintahan yang baik maka partai politik harus baik “, ungkap Bayu kepada media ini, Sabtu (12/11/22).

Ex ketua HAM Lutim Batara Guru ini juga mengatakan bahwa oknum Ketua partai politik yang ingin penundaan wakil sudah menciderai demokrasi.

“Ketua partai politik yang ingin penundaan wakil berarti sudah menciderai demokrasi, Indonesia ini negara demokrasi yang mengedepankan hukum (aturan) dan sudah jelas bahwa undang undang mengharuskan adanya wakil bupati, itu jelas tertuang dalam UU RI No 12 tahun 2008 perubahan kedua atas UU No 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah”, terang Bayu.

Lanjut, Bayu menyayangkan DPRD tak mengambil sikap atas persoalan penundaan ini, padahal menurutnya ketua partai politik hampir semuanya menjadi anggota DPRD Luwu Timur.

“Kan jelas salah satu Tugas dan wewenang DPRD yaitu memilih wakil kepala daerah jika terjadi kekosongan wakil kepala daerah, jika prosesnya diserahkan ke ketua partai politik kan ketua partai rata-rata Anggota DPRD”, tandasnya.

Terakhir, ia mendesak DPRD agar kiranya segera menyelesaikan proses tahapan penetapan wakil bupati di Luwu Timur agar roda pemerintahan berjalan dengan stabil.

Dirinya juga menegaskan akan menggelar aksi besar-besaran apa bila hal tersebut tidak segerah di selesaikan.

(*)

Komentar

Baca Juga