LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu memastikan Hutan Penelitian Simoma tetap dipertahankan sebagai kawasan hutan lindung dan pusat penelitian. Sebagai tindak lanjut, rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dialihkan ke kawasan Ulo-Ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi persiapan pembangunan sekolah yang dipimpin Bupati Luwu, Patahudding, di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Rabu (13/5/2026).
Rapat tersebut membahas berbagai aspek persiapan, mulai dari kesiapan lahan, perizinan, pengawasan hukum, hingga pengamanan dan ketertiban pada tahap awal pembangunan sekolah bertaraf nasional tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengajukan dua alternatif lokasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Lokasi pertama berada di Desa Tembo’e, Kecamatan Larompong Selatan dengan skema pembangunan baru, sedangkan lokasi kedua berada di Desa Baramamase melalui skema konsolidasi atau penggabungan beberapa sekolah.
Dalam rapat tersebut, Bupati Patahudding menegaskan bahwa kawasan Hutan Simoma tidak boleh dialihfungsikan karena memiliki peran penting sebagai kawasan konservasi dan penelitian yang harus dijaga untuk keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan manfaatnya tetap dirasakan generasi mendatang.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, tokoh masyarakat, dan pegiat lingkungan, untuk bersama-sama menjaga kawasan tersebut agar terhindar dari penyerobotan lahan maupun aktivitas yang dapat merusak kelestarian alam.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Luwu tetap berkomitmen menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Bupati berharap seluruh pihak memberikan dukungan penuh agar rencana pembangunan sekolah tersebut dapat segera terealisasi dan menjadi salah satu tonggak peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Luwu.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Kapolres Luwu Adnan Pandibu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu, Danramil Belopa, Kepala KPH Latimojong, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan pihak terkait lainnya. (*)







Komentar