Pemkab Luwu Resmi Buka Seleksi Terbuka Jabatan Sekda hingga 19 Mei 2026

Pemerintahan73 views

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu. Proses pendaftaran seleksi dimulai sejak 5 Mei dan akan berlangsung hingga 19 Mei 2026.

Seleksi tersebut difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu melalui panitia seleksi yang telah dibentuk. Informasi pembukaan seleksi juga telah diumumkan secara resmi melalui media sosial BKPSDM Luwu lengkap dengan persyaratan administrasi dan akses informasi melalui kode QR.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Luwu, Muhammad Arsyad, mengatakan seleksi terbuka dilakukan untuk mendapatkan figur terbaik yang dinilai mampu menduduki jabatan strategis sebagai Sekretaris Daerah.

“Posisi Sekda memiliki peran penting dalam jalannya pemerintahan daerah. Karena itu proses seleksi dilakukan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan merit system sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menegaskan, pejabat yang nantinya terpilih diharapkan memiliki kemampuan manajerial, integritas, serta pengalaman birokrasi yang memadai untuk mendukung pelaksanaan pemerintahan daerah.

Dalam persyaratan seleksi, pelamar wajib berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan pangkat minimal Pembina Tingkat I (IV/b) serta memiliki pengalaman jabatan paling singkat lima tahun pada bidang yang relevan.

Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki rekam jejak yang baik dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat.

BKPSDM Luwu juga menetapkan batas usia maksimal 56 tahun bagi ASN yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator maupun fungsional ahli madya. Sementara bagi pelamar yang sedang atau pernah menjabat sebagai pimpinan tinggi pratama, batas usia maksimal ditetapkan 58 tahun.

Muhammad Arsyad menyebut seleksi ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan birokrat yang mampu menjawab tantangan tata kelola pemerintahan modern.

“Sekda ke depan diharapkan mampu menjadi motor penggerak birokrasi, memperkuat pelayanan publik, dan membangun koordinasi yang baik antar perangkat daerah,” katanya.

Ia pun mengajak ASN yang memenuhi persyaratan untuk ikut berpartisipasi dalam proses seleksi tersebut.

“Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi ASN yang memenuhi syarat untuk ikut berkompetisi secara sehat dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Luwu,” tutupnya. (*)

Komentar