Pemilu 2024 Belum Final, Ketua DKPP : Tergantung Dinamika Politik yang Berkembang

JAKARTA, JURNALSULSEL.COM — Beredarnya isu terkait dengan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang didalamnya menyatakan beberapa kesepakatan salah satunya pemungutan suara Pileg dan Pilpres dilaksanakan tanggal 28 Februari 2024, ditanggapi langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ketua DKPP RI Prof Muhammad, saat di konfirmasi mengatakan jika jadwal Pemilu Serentak Tahun 2024 masih sementara dalam pembahasan.

“Terkait beredarnya informasi mengenai beberapa poin kesepakatan yang beredar luas, perlu kami sampaikan bahwa kesepakatan tersebut baru merupakan hasil rapat konsinyering antara KPU, Bawaslu, Pemerintah (Kemendagri), dan DPR (Komisi II),” ungkapnya, Jumat 04 Juni 2021

 

Ketua DKPP Prof Muhammad, juga menjelaskan bahwa beberapa poin kesepakatan yang beredar luas belum final, ia menuturkan bahwa pemilihan tahun 2024 nanti tergantung dari dinamika politik yang berkembang nantinya.

“Perlu diketahui bahwa proses pengambilan keputusan secara resmi akan diambil melalui Pleno KPU dan dikonsultasikan dengan pemerintah dan DPR saat KPU mengajukan rancangan peraturan KPU tentang tahapan, program, dan jadwal,” Jelasnya

Ia menambahkan bahwa dalam konsultasi itu nantinya akan lahir keputusan yang akan di anggap final sebagai penetapan pemilu pada tahun 2024 mendatang.

“Pada forum itulah KPU akan mengajukan usulan final terkait hari pemungutan suara, lama waktu persiapan, kapan mulai pendaftaran parpol, berapa lama masa kampanye, dan lain-lain,” jelasnya saat di hubungi via WhatsApp

Untuk diketahui Poin kesepakatan lainnya yang beredar itu adalah pemungutan suara pilkada dilaksanakan tanggal 27 November 2024; tahapan dimulai 25 bulan sebelum pungutan suara, yakni mulai bulan Maret 2022, dan dasar pencalonan Pilkada didasarkan pada hasil Pileg 2024.

(yus/JS)

Komentar

Baca Juga