oleh

Nahkoda Baru Rutan Enrekang, Anton Heru Gantikan Tubagus M. Chaidir


Enrekang
– Pucuk pimpinan Rutan Enrekang resmi berganti dari Tubagus M. Chaidir kepada Anton Heru Susanto. Pergantian ini ditandai dengan kegiatan Serah Terima Jabatan dan Pengantar Alih Tugas Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Enrekang (Rutan Enrekang). Tubagus akan memimpin Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Maros (LPKA Maros) dan Anton sebelumnya bertugas sebagai Kepala Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Sulawesi Utara. 

Serah terima jabatan dan pengantar alih tugas ini dilaksanakan di Aula Rutan Enrekang dan disaksikan oleh Kepala Divisi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Sirajuddin pada Jumat (22/01/2021). 

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando, Ketua Pengadilan Negeri Enrekang Karsen, Kapolres Enrekang Andi Sinjaya Ghalib, Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang Yusuf Sumalong, Komandan Kodim 1419/Enrekang Utyu Samsul, dan beberapa Kepala UPT lingkungan Kanwil Kumham Sulsel.

Dalam sambutannya, Sirajuddin menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan kerja keras yang sudah diberikan oleh Tubagus memimpin Rutan Enrekang ini selama hampir 4 tahun. “Selama menjabat, berbagai prestasi ditorehkan Rutan Enrekang. Beragam Inovasi juga telah dihadirkan diantaranya Rumah Singgah, Kunjungan Online, Besukan Bebas Hari minggu, Whatsapp REF, Presensi Apel dengan QR Kode, LANIKA (Layanan Nilai Kami), Layanan Relaksasi, Self Service Keluarga, SPPN ( Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana), REF CARD,” Kata Sirajuddin.

“Pembinaan kepada WBP juga telah berhasil dilakukan. Dengan memaksimalkan lahan yang ada, Pegawai dan WBP Rutan Enrekang pernah panen tanaman Kacang yang berada di lahan sekitar kantor. Tidak hanya itu, Rutan Enrekang kini memiliki Lagu yang diciptakan oleh WBP dan telah didaftarkan hak ciptanya,” Lanjutnya saat beri sambutan.

Pada kesempatan ini pula, Bupati Enrekang, Muslimin Bando juga memberikan sambutan. “Selamat datang untuk Pak Anton di Bumi Masserempulu Kabupaten Enrekang. Semoga betah dan terbiasa dengan linkungan daerah Enrekang. Kami di Enrekang itu memegang banyak sekali prinsip-prinsip kehidupan. Salah satu prinsip orang Enrekang adalah tobana, yaitu tolong menolong, bantu membantu, dan nasehat menasehati. Harapannya adalah sukses yang telah diraih oleh Pak Tubagus Chaidir, akan lebih bagus lagi di masa Pak Anton tentunya dengan kerja sama dan sinergi yang baik bersama jajaran forkopimda,” ujar Muslimin.

Komentar

Baca Juga