Komisi II DPRD Luwu Timur Bahas PSR Bersama Dinas Pertanian Luwu Timur 

JURNALSULSEL.COM, LUWU TIMUR—Komisi II DPRD Luwu Timur Menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bersama Dinas Pertanian Luwu Timur di ruang Komisi II DPRD kabupaten Luwu Timur, Desa Puncak Indah, Malili, Luwu Timur, Sulsel, Senin (01/08/22).

Rapat Dengar Pendapat dipimpin langsung Sekertaris Komisi II, Efraim yang dihadiri sejumlah anggota Komisi II beserta Kepala Dinas Pertanian, Amrullah dan APKASINDO Luwu Timur.

Efraim menuturkan pertemuan pembahasan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) itu merupakan pembahasan yang berkelanjutan yang di ketahui selama ini bermasalah.

” PSR ini sudah lama ternyata bermasalah, dan banyak hal – hal yang belum di penuhi contoh banyak bibit yang sudah di antar namun belum di tanam karena biaya penanaman dan pemupukan belum di berikan sehingga bibit tersebut banyak yang mati,” tuturnya.

Efraim juga mengatakan dengan diadakannya RDP, ini bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi petani sawit kedepannya sehingga bisa lebih maju lagi dan berharap kepada setiap koperasi yang menangani agar betul -betul menjadi koperasi yang baik dan sehat yang serius untuk membantu rakyat.

Sementara itu, Munir berharap agar Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Luwu timur butuh pengawasan bersama yang lebih baik lagi sehingga nantinya bisa meningkatkan daya hidup bagi masyarakat pada umumnya petani sawit yang ada di lutim.

Munir mengatakan, kalau setiap kontrak itu yang di tandatangani oleh petani dengan Koperasi, semestinya semua juga harus di ketahui karena terkait pendanaannya dengan lahannya.

“Saya kira teman -teman Dinas ini merupakan tugas kita bersama untuk mengawasi karena pekerjaan ini adalah bantuan yang masuk ke daerah kita dalam rangka membantu para petani sawit kita,” ucapnya.

Bahkan ia juga berharap agar program PSR di lutim bisa menjadi sukses dan program ini DPRD juga bisa mengetahui kalau hasilnya ada di tengah masyarakat yang bisa menunjang perekonomian petani sawit yang ada di lutim.

“Tidak boleh kita lepas ini, kan kontraknya dengan koperasi dananya masuk ke koperasi dan itu nanti bisa cair setelah di tandatangani dari yang menerima pekerjaan ini dan kesepakatan kontrak itu kita juga harus tau,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur, Amrullah juga mengatakan dirinya sungguh senang apa bila ada kegiatan RDP yang di selenggarakan karena menurutnya itu akan memperjelas setiap permasalahan yang terjadi di lapangan secara formal.

Makanya tadi kepada komisi ll DPRD saya sarankan kalau bisa dengan secara terjadwal setiap bulan bisa ada RDP, “ungkapnya.

Amrullah juga mengatakan kalau pertemuan RDP bersama Komisi ll DPRD Lutim hari ini juga membahas tentang pengembangan program dari kementrian pertanian dan Dirjen perkebunan terkait dengan peremajaan sawit yang ada di Lutim dan menjalankan anggaran sesuai dengan prosedur yang ada.

“Terkait dengan anggaran kami tetap akan di jalankan sesuai dengan prosedur yang ada,” tutupnya.

(*)

Komentar

Baca Juga