Bupati Luwu Turun ke Sawah, Canangkan Program IP 300 Bersama Petani

Pemerintahan74 views

LUWU—Bupati Luwu, Patahudding, melakukan penanaman padi bersama petani pada kegiatan pencanangan dan penanaman perdana Indeks Pertanaman (IP) 300 di Kelurahan Padangsappa, Kecamatan Ponrang, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mendorong percepatan masa tanam sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian menuju swasembada pangan yang berkelanjutan.

Dengan mengusung tema “Mendorong Percepatan Tanam dan Peningkatan Indeks Pertanaman Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan”, kegiatan itu dihadiri unsur pemerintah daerah, petani, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Patahudding turun langsung ke areal persawahan dan melakukan penanaman padi menggunakan metode TABELA (Tanam Benih Langsung) dengan alat pipa bersama Anggota DPRD Luwu Summang, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Islamuddin, Camat Ponrang, dan Ketua KTNA Kabupaten Luwu Dahsyan Lubis.

Kehadiran Bupati di tengah para petani menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Luwu.

“Hari ini kita melaksanakan pencanangan dan penanaman perdana IP 300 sebagai simbol semangat baru pertanian di Kabupaten Luwu. Kita berharap lahan pertanian yang ada semakin produktif sehingga hasil produksi dan pendapatan petani dapat meningkat,” ujar Patahudding.

Menurutnya, program IP 300 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan intensitas tanam hingga tiga kali dalam setahun. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Ia juga mengajak para petani untuk terus terbuka terhadap penggunaan inovasi dan teknologi pertanian guna menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

Usai melakukan penanaman padi, Bupati Luwu melanjutkan dialog bersama para petani untuk mendengarkan aspirasi serta membahas berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, mulai dari kebutuhan sarana pertanian hingga upaya peningkatan hasil produksi. (*)

Komentar