Buka Puasa Bersama, Pemkab Luwu Tegaskan Komitmen Perjuangkan CDOB Luwu Tengah

Pemerintahan145 views

LUWU – Jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu bersama elemen masyarakat kembali menegaskan komitmen perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya dalam momentum buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Sulawesi Selatan, pada Ramadan ini.

Komitmen tersebut disampaikan di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD Luwu, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, camat, lurah, hingga organisasi kepemudaan.

Sejumlah tokoh yang turut hadir di antaranya Bupati Luwu periode 2009–2019, Andi Mudzakkar; Wakil Bupati Luwu periode 2014–2019, Amru Saher; serta mantan Ketua Pansus Pembentukan DOB Luwu Tengah, Armin Mustamin Toputiri.

Dalam tausiyahnya, Andi Mudzakkar menegaskan bahwa perjuangan pemekaran Luwu Tengah merupakan ikhtiar untuk mendekatkan pelayanan publik dan mendorong pemerataan pembangunan. Ia juga menyatakan kesiapan menyerahkan dokumen pembentukan CDOB sebagai bentuk tanggung jawab moral atas proses yang telah diperjuangkan pada masa kepemimpinannya.

Sementara itu, Bupati Luwu Patahudding yang didampingi Wakil Bupati Dhevy Bijak Pawindu menyampaikan bahwa dinamika perjuangan pemekaran sempat diwarnai berbagai polemik, termasuk isu hilangnya berkas CDOB Luwu Tengah pada masa lalu.

Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak terjebak dalam saling tuding.

“Tidak perlu ada yang merasa dituduh atau mengkhianati. Jika niat kita baik, tidak perlu klarifikasi ke sana kemari,” ujarnya.

Menurutnya, proses penelusuran kembali dokumen CDOB Luwu Tengah bukan hal mudah. Namun saat ini, berkas yang dibutuhkan telah dinyatakan lengkap. Ia menyebut Wakil Bupati Dhevy Bijak Pawindu memiliki kapasitas teknis dalam proses pembentukan CDOB dan akan mengawal langkah koordinasi ke pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, kini tinggal menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium pemekaran daerah yang hingga kini masih berlaku.

“Pekerjaan baik tidak akan sia-sia. Kita tinggal menunggu moratorium dicabut,” katanya.

Diketahui, moratorium pembentukan daerah otonom baru yang masih diberlakukan pemerintah pusat membuat sejumlah usulan pemekaran di berbagai daerah, termasuk Luwu Tengah, belum dapat diproses lebih lanjut.

Momentum buka puasa bersama tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi lintas unsur pemerintahan dan masyarakat, sekaligus memperkuat optimisme terhadap kelanjutan perjuangan CDOB Luwu Tengah. (*)

Komentar