oleh

Asrama Tertimbun Longsor, Lima Santriwati di Kabarkan Meninggal Duni

 

PAMEKASAN- Hujan deras disertai angin kencang memicu terjadinya longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Rabu dini hari (24/2).

Longsor tersebut menyebabkan asrama putri Pondok Pesantren An-Nidhamiyah yang terletak di Dusun Jepun, Desa Bindang, tertimbun tanah.

Akibatnya, lima santriwati meninggal tertimpa longsor. Selain itu, seorang santriwati patah tulang.

Kapolsek Pasean Iptu Togiman mengatakan, anggotanya ikut turun ke lokasi. Namun, proses evakuasi belum bisa dilakukan secara maksimal. Sebab, kondisi cuaca di lokasi belum memungkinkan.

“Yang menyulitkan sementara untuk evakuasi karena cuaca belum cerah, masih hujan,” katanya. 

Togiman mengungkapkan, satu korban patah tulang sedang dirawat di Puskesmas Pasean.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Amin Jabir mengatakan, timnya sudah menuju lokasi.

Dia membenarkan bahwa longsor tersebut memakan korban jiwa. ”Namun nanti kita tunggu hasil data lanjutan dari tim,” terangnya.

(PS/JS)

Komentar

Baca Juga